Berpusat pada kisah Srintil, seorang penari ronggeng di sebuah desa terpencil di Banyumas. Novel ini menggambarkan kehidupan dan budaya tradisional Jawa yang erat dengan tradisi ronggeng, serta mempertentangkan nilai-nilai adat dengan norma kemanusiaan, agama, dan cinta antara Srintil dan Rasus. Latar waktu novel ini adalah tahun 1960-an.